Pembinaan Emergency Response Team
03 February 2023
Saat bekerja melakukan respons kecelakaan, pertanyaan penting yang harus dipertimbangkan oleh Emergency Response Team (ERT) adalah apa yang harus dilakukan jika seseorang terluka, lumpuh, atau terjebak di suatu ruang dan harus diselamatkan. Berikut adalah langkah-langkah yang akan membantu memandu Tim ERT melalui persiapan dan pelaksanaan penyelamatan korban kecelakaan dengan cepat dan tepat, diantaranya :
1.Lakukan latihan penyelamatan
Salah satu cara terbaik untuk mempersiapkan diri adalah dengan berlatih. Ada berbagai macam teori tentang praktik terbaik untuk penyelamatan korban kecelakaan dan latihan penyelamatan yang memungkinkan ERT untuk bisa menguji teori-teori yang dipahami oleh setiap anggota ERT untuk dapat di aplikasikan di berbagai medan dan kondisi lingkungan. Latihan penyelamatan juga memberi pengalaman bekerja melalui berbagai skenario untuk membiasakan diri dengan situasi yang dapat mereka temui di manapun berada. Dengan adanya latihan penyelamatan yang dilakukan secara kontinu dapat membantu mempersiapkan anggota ERT untuk bekerja dengan tepat saat menangani korban, dan cepat membawa korban ke fasilitas medis.
2. Pahami dua kategori penyelamatan (DARURAT & NON DARURAT)
Memahami kedua jenis penyelamatan tersebut membantu ERT mengembangkan strategi untuk menerapkan dan melaksanakan respons yang tepat.
2. Pahami dua kategori penyelamatan (DARURAT & NON DARURAT)
Memahami kedua jenis penyelamatan tersebut membantu ERT mengembangkan strategi untuk menerapkan dan melaksanakan respons yang tepat.
- Penyelamatan "darurat" biasanya terkait atmosfer atau lapisan udara yang tersedia tidak normal artinya kondisi udara dalam ketegori kekurangan oksigen. Dampak yang akan terjadi ketika manusia bernapas dalam atmosfir dengan kadar oksigen rendah /tidak normal itu tidak lebih dari 6 menit untuk tetap menjaga sel otaak tetap berfungsi sebagaimana mestinya. Saat terjadi kecelakaan dimana lokasinya mempunyai kandungan oxigen yang kurang, atau korban terganggu jalan napasnya ini sangat fatal. Oleh karenanya pertimbangan waktu menjadi sangat penting.
- Penyelamatan non-darurat adalah situasi di mana seseorang yang menglami kecelakaan berada pada lokasi yang aman dan kandungan oksigen memadai, walaupun misalnya terjadi fraktur pada korban, namun ancaman terhadap jiwa korban tidak terjadi.
3. Membawa atau menggunakan alat yang memadai
- Jangan pernah bespekulasi bahwa alat yang dibawa untuk melakukan operasi/evakuasi cukup dengan peralatan seadanya/ minimal. Karena kita sulit memprediksi apa yang akan terjadi kemudian. Mempersiapkan perlengkapan yang memadai dalam setiap merespon kecelakaan sangan penting. Jangan pernah berfikir membawa paralatan pendukung operasi yang lengkap itu akan merepotkan, karena pada akhirnya peralatan operasi yang lengkap akan memringankan pekerjaan penyelamatan.
- Alat Pelindung Diri yang lengkap dan sesuai dengan dimana dan kondisi seperti apa operasi penyelamatan dilakukan juga sangatlah penting, apakah penyelamatan di air, di bangunan runtuh, di menara yang tinggi, di dalam gua, di hutan belantara dll harus disesuaikan.
- Memastikan bahwa peralatan pendukung yang dibawa dalam kondisi baik, ini penting Tim ERT selalu melakukan pengecekan dan update terhadap seluruh peralatan operaional.
4. Membuat emergency respon plan
- Memprediksi kemungkinan kecelakaan terjadi sangat penting, prediksi dapat dinilai dengan berdasarkan angka kecelakaan yang pernah terjadi, data laporan lokasi atau area yang sering terjadi kecelakaan atau data laporan lainnya yang kemudian dapat dilakukan peninjauan di lapangan untuk menggali data terkait apa saja yang bisa di manfaatkan dan apa saja yang harus di hindari.
- Data-data yang telah di kumpulkan tersebut kita gunakan sebagai bahan untuk menyusun action plan dengan mempertimbangkan jarak, sumberdaya yang dimiliki, sumberdaya yang ada di sekitar lokasi, Sistem kendali informasi, sistem kendali operasi dan penjadwalan untuk melakukan drill.
5. Pengecekan berkala kondisi lapangan
Pengecekan berkala kondisi lapangan ini sangat penting hal ini mengingat adanya dinamika operasional produksi yang dinamis akan menyebabkan adanya perubahan perubahan seperti jalan, pond, aliran sungai dll. ERT tidak boleh kehilangan waktu response dikarenakan miss orientasi akibat tidak mengenali daerah operasinya sendiri. Jika Tim ERT meresponse diluar site maka Action Plan yang digunakan adalah action plan dari otoritas setempat.
6. Memelihara kemampuan anggota ERT
- Menjaga kemampuan personil ERT sangatlah penting, baik ketrampilannya, kesemaptaannya dan etikanya. Tidak bisa dipungkiri pertolongan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat jika Petugas emergency memiliki ketrampilan yang mumpuni.
- Kesemaptaan tidak kalah pentingnya untuk mendukung kecepatan tindak saat merespon kejadian, dengan kesemaptaan yang baik akan meningkatkan daya tahan saat bekerja sehingga tidak cepat lelah untuk menyelesaikan pekerjaan yang harus di tuntaskan.
- Pengendalian Emosional akan mencerminkan etika yang di tampilkan oleh tim dalam berkerja menyelamatkan korban, hal ini diwujudkan dengan sikap saat mengahdapi korban dan atau orang lain di lapangan.
7. Menigkatkan kemampuan diri
- Setiap anggota ERT perlu mengukur kemampuan diri, kekuatan diri, kekurangan diri, kelemahan diri dan apa hal-hal yang perlu di tingkatkan.
- Selalu ingat belajar, belajar dan belajar
- Jadilah orang yang bertanggung jawab
- Jaga kinerja jika ingin berprestasi
- Jaga pertemanan dan bukalah jaringan sesama profesi anda
- Cari mentor agar anda selalu mendapat bimbingan untuk menuju pencapaian cita cita.
- Anda perlu mempersiapkah langkah kedepan, anda perlu meliki mimpi yang besar untuk menjadi orang yang besar.
- Ilmu yang anda miliki bersusah payah jangan hilang begitu saja tanpa makna, Asahlah terus agar selalu memberikan manfaat untuk kemaslahatan orang banyak.
#EVERYLIFESMATTER